Tuesday, March 18, 2008

Pada tutorial terdahulu kita telah belajar membuat proyek dari awal. Pada kasus tersebut source code dibuat benar-benar dari awal. Pada kasus lain juga bisa terjadi kita telah memiliki source code yang tidak dibuat dengan Eclipse dan kita ingin agar source code itu bisa dikelola dengan Eclipse. Sebagai contoh kasus, downloadlah source code Drupal dari http://www.drupal.org. Source code Drupal ini tidak berbentuk proyek Eclipse, dan sekarang kita ingin mengembangkannya di atas Eclipse. Ada 2 cara yang bisa kita lakukan untuk menjawab kasus seperti ini, yaitu dengan mengkopi file dan dengan mengimport proyek. Untuk membuat proyek dengan cara mengkopi file ikuti langkah berikut (Drupal hanya sebagai contoh kasus, silahkan Anda terapkan cara ini pada source code lain):

  1. Buatlah proyek baru seperti yang telah dijelaskan pada tutorial sebelumnya. Kita akan beri nama proyek ini Drupal (lihat contoh pembuatan project pada tutorial sebelumnya).

  2. Bukalah Windows Explorer atau yang semisalnya dan kopikan semua source code Drupal yang telah didownload sebelumnya ke lokasi proyek Drupal.

  3. Source code Drupal yang baru saja Anda kopikan tidak akan langsung terlihat pada Eclipse. Untuk itu klik kanan proyek Drupal dan klik Refresh pada menu kontektual yang muncul.

Untuk membuat proyek dengan menggunakan fitur import ikutilah petunjuk berikut:

  1. Buatlah project baru dengan nama Drupal

  2. Klik proyek Drupal dan klik perintah Import pada kontekstual menu yang muncul






  1. Pada dialog Select pilih General=>File System, klik Next

    Ini berarti kita akan membuat proyek menggunakan source non-Eclipse yang sudah ada pada sistem file






  1. Pada dialog Select isilah From directory dengan lokasi source code. Selanjutnya pilihlah direktori root yang muncul. Ini berarti kita akan menjadikan direktori ini dan semua isinya sebagai proyek Eclipse.


  2. Klik Finish

    Begitu tombol Finish diklik Eclipse akan mengkopikan semua file Drupal ke lokasi proyek.

Sekarang Anda sudah memiliki proyek Eclipse berisi source code yang telah ada sebelumnya.



Wednesday, February 27, 2008

Pemrograman PHP dengan Eclipse

Pada tulisan ini saya akan membahas langkah-langkah perlangkah penggunaan Eclipse sebagai IDE dalam pengembangan aplikasi PHP. Kita akan menggunakan Eclipse versi 3.3.x yang dilengkapi plugin PDT untuk mendukung lingkungan pengembangan PHP.

Berikut ini adalah software yang dibutuhkan dalam tulisan ini:

  1. Java Runtime Environment (JRE)

    JRE merupakan virtual machine (VM) untuk menjalankan program Java. Kita memerlukan VM ini karena Eclipse dikembangkan menggunakan bahasa Java, sehingga untuk menjalankannya harus disediakan lingkungan Java, yaitu JRE ini.

JRE dapat Anda download dari website SUN di http://java.sun.com/javase/downloads/index.jsp. Saya merekomendasikan JRE yang digunakan adalah versi 1.5.x

  1. Eclipse 3.3.3.1 yang mendukung PHP

    Installer Eclipse disediakan dalam sejumlah paket yang setiapnya diperuntukkan bagi pengembangan pada bahasa pemrograman tertentu, misalnya J2SE, J2EE, C/C++ dan lainnya termasuk PHP. Pada tutorial ini kita akan menggunakan Eclipse 3.3.1.1 yang sudah terintegrasi dengan plugin-plugin pendukung PHP. Paket tersebut dapat Anda download di: http://www.eclipse.org/downloads/download.php?file=/tools/pdt/downloads/drops/R20080103/all-in-one/pdt-all-in-one-R20080103-win32.zip. Paket ini terdiri atas Eclipse 3.3.1.1 dan sejumlah plugin pendukung PHP [?].

  2. PHP 5.2.x

    Agar dapat menjalankan program PHP, Eclipse harus terkoneksi ke intrepreter PHP. Pada tutorial ini kita akan menggunakan PHP 5.2.5. Anda dapat mendownloadnya dari: http://id2.php.net/get/php-5.2.5-win32-installer.msi/from/id.php.net/mirror.

Dari penjelasan di atas, ada 3 software yang harus Anda miliki untuk memprogram PHP menggunakan Eclipse, yaitu: JRE 1.5.x, Eclipse 3.3.1.1 yang terintegrasi dengan plugin PHP, dan Interpreter PHP 5.2.x. Versi dari software-software tidak mutlak harus seperti itu. Anda bisa menggunakan versi yang lain, misalnya JRE 1.4 atau 1.6 atau PHP 4.x.x. Tapi jika tidak ingin mengambil resiko bahwa instalasi PHP-Eclipse Anda tidak seperti yang diharapkan, sebaiknya Anda menggunakan versi-versi di atas yang memang telah saya uji penggunaannya.

Langkah-langkah instalasi

Jika berhubungan dengan Eclipse Anda tidak perlu takut dengan istilah instalasi, karena proses instalasi Eclipse sangatlah mudah. Kita tidak perlu melakukan konfigurasi yang rumit-rumit untuk menginstallnya.

Berikut tahapan instalasi setiap software tersebut.

  1. Installasi PHP

    Silahkan Anda jalankan paket installer yang tadi telah didownload. Tidak ada yang rumit dalam proses instalasi ini. Yang paling penting adalah Anda benar-benar tahu PATH dimana file-file pendukung PHP itu berada. Saya mengasumsikan Anda menaruh file-file itu di c:/utilities/php. Jika Anda menggunakan PATH yang berbeda dari yang saya asumsikan, harap benar-benar diingat lokasi tersebut.

  2. Install JRE

    Instalasi JRE juga tidak rumit. Sama halnya dengan instalasi PHP, yang jelas Anda benar-benar tahu PATH dimana JRE itu diinstall. Saya mengasumsikan instalasi JRE ini berada di c:/utilities/jre1.5

  3. Unzip dan posisikan Eclipse

    Proses instalasi Eclipse juga sangat gampang. Anda tinggal meng-unzip pake instalasi Eclipse tersebut dan memposisikannya pada PATH yang diinginkan. Saya asumsikan PATH Eclipse ini berada di c:/utilities/eclipse.

    Untuk kemudahan dalam menjalankan Eclipse, saya sarankan Anda membuat shortcut Eclipse ini pada halaman Desktop Windows. Caranya, klik kanan file c:/utilities/eclipse/eclipse.exe. Pada context menu yang muncul, klik menu Send To. Selanjutnya klik menu Deskstop (create shortcut).

OK, instalasi selesai. Anda dapat merasakan, betapa penginstall Eclipse tidak sulit bukan?

Perkenalan Awal dengan Eclipse

Marilah berkenalan dengan Eclipse yang baru saja Anda install. Jalankanlah Eclipse dengan meng-klik shortcut Eclipse yang telah Anda buat saat instalasi. Atau Anda juga bisa menjalankannya dengan mengetikkan perintah eclipse pada console, asalkan path Eclipse pada variabel environment sudah diset sebelumnya.

Gambar 1: Splash Eclipse

Saat pertama kali Eclipse dijalankan, ia akan menampilan splash Eclipse. Selanjutnya ia akan menanyakan lokasi workspace, yaitu folder yang akan digunakan untuk menyimpan proyek yang dikembangkan dengan Eclipse. Pada tutorial ini kita saya menggunakan folder c:/project sebagai workspace.

Selain mengeset folder workspace, Anda dapat mengklik checkbox use this as default and do not ask again, agar Eclipse tidak lagi menanyakan lokasi Workspace setiap kali startup. Setelah mengisi lokasi workspace, klik Ok.

Gambar 2: Workpace Launcer

CATATAN

Jika Anda berhasil menjalankan Eclipse hingga menampilkan gambar di atas, berarti instalasi JRE dan Eclipse Anda bisa dipastikan berhasil. Untuk mengetahui keberhasilan instalasi PHP akan kita lihat saat menjalankan program PHP dari Eclipse.

Karena ini merupakan waktu pertama kalinya Anda menjalankan Eclipse pada sebuah workspace, Eclipse akan menampilkan halaman Welcome. Pada halaman ini Anda dapat melihat sejumlah icon yang berisi informasi seputar Eclipse. Jika suatu saat nanti ingin mendapat penjelasan lebih detail tentang Eclipse, Anda dapat kembali ke halaman Welcome dengan mengklik menu Help=>Welcome.

Gambar 3: Halaman selamat datang

Dari halaman Welcome klik icon Workbench untuk menuju ke lingkungan pengembangan Eclipse (workbench). Workbench inilah yang akan kita gunakan untuk melakukan semua perihal pengembangan berbasis Eclipse.

Gambar 4: Tampilan Workbench

Workbench terdiri atas beberapa komponen utama sebagai berikut:

  1. Menu

  2. Toobar

  3. View

  4. Editor Area

  5. Perspektif

Membuat Project PHP

Inilah bagian yang Anda tunggu-tunggu, membuat project PHP dengan Eclipse. Saya akan jelaskan langkah-langkah membuat project sampai akhirnya project itu bisa dijalankan. Ikutilah langkah-langkah pembuatan project PHP berikut ini:

  1. Klik menu File=>New=>Project...

    Menu ini akan menampilkan dialog berisi sejumlah template project. Karena kita akan membuat project PHP, pilih template PHP=>PHP Project. Selanjutnya tekan tombol Next.

    Gambar 5: Membuat project PHP

  2. Pada dialog PHP Project, isi Project name dengan nama project yang ingin Anda buat. Untuk tutorial ini, kita akan membuat project dengan nama latih1. Biarkan nilai masukan lainnya tetap seperti apa adanya. Klik tombol Finish untuk menyudahi langkah awal pembuatan project.

  3. Selanjutkan Eclipse akan menanyakan apakah Anda ingin menggunakan perspektif PHP untuk mengembangkan project PHP yang baru saja Anda buat. Klik Yes, dengan ini Eclipse akan menampilkan perspektif PHP, yaitu dengan menampilkan view-view yang diperlukan dalam pengembangan PHP.

Sekarang Anda telah membuat sebuah project baru bernama latih1. Dapat Anda lihat, saat ini pada Eclipse terdapat sejumlah view yang berhubungan dengan Eclipse.

Gambar 6: Perspektif PHP

[JELASKAN MASING-MASING VIEW PHP]

Membuat Program PHP

Ikutilah langkah-langkah berikut untuk membuat program PHP Anda:

  1. Klik kanan project latih yang terdapat pada view PHP Explorer.

  2. Pada menu kontektual yang muncul klik New=>PHP File.

  3. Pada dialog New PHP File, isi masukan File Name dengan program1.php. Selanjutnya tekan Finish.

Saat ini pada Eclipse telah terdapat view Editor dengan sebuah file PHP baru bernama program1.php. Dapat Anda lihat, Eclipse telah menginisialisasi file program1.php itu dengan tag PHP. Selanjutnya ubahlah program1.php sehingga skrip tersebut berupa program sederhana berikut:

Gambar 7: Editor Eclipse untuk PHP

Untuk menyimpan perubahan yang telah dilakukan, Anda dapat mengklik icon disket pada toolbar [ICON] atau dengan menekan tombol CTRL-S.

Menjalankan program PHP

Kini saatnya menjalankan program PHP yang telah Anda buat. Ada banyak cara untuk menjalankan program yang telah buat dengan Eclipse, menggunakan perintah pada menu, toolbar atau dengan menekan kombinasi tombol tertentu. Saya akan jelaskan salah satu caranya, silahkan Anda mencari cara yang lain. Ikutilah langkah berikut:

  1. Klik menu Run=>Run.

  2. Pada dialog Run As yang baru saja muncul, pilih PHP Script dengan mengkliknya. Kemudian tekan OK.

  3. Ups, Eclipse memunculkan pesan error. Ini dikarenakan Anda belum mengeset interpreter PHP yang diperlukan oleh Eclipse untuk menjalankan program PHP. Tekanlah tombol OK, Eclipse akan menampilkan dialog Preference. Dengan dialog ini kita akan memberi tahu Eclipse interpreter PHP yang bisa ia pakai.

  4. Pastikan Anda berada pada menu PHP Executables. Pada halaman PHP Executables itu, klik tombol Add. Ini akan memunculkan dialog Add new PHP Executable.

  5. Isilah form yang muncul pada dialog Add new PHP Executable, dengan nilai sebagai berikut:

    Nama inputan

    Nilai

    Keterangan

    Name

    PHP 5.2.5

    Ini merupakan identifikasi PHP yang digunakan. Name ini bebas diisi nilai apa saja, asalkan tidak bentrok dengan nilai Name yang lain.

    Executable Path

    C:/utilities/php/php.exe

    Ini merupakan file php.exe dari interpreter PHP 5.2.5 yang sudah didownload sebelumnya.

    PHP ini file

    C:/utilities/php/php.ini

    Ini merupakan file konfigurasi PHP. Nilai inputan ini tidak wajib diisi.

    PHP Debugger

    pilih XDebug

  6. Masih pada dialog Preference, klik menu PHP=>Debug. Pada halaman PHP Debug isilah nilainya seperti pada tabel berikut:

    Nama inputan

    Nilai

    Keterangan

    PHP Debugger

    Pilih XDebug

    Ini merupakan jenis debugger yang kelak akan kita eksplorasi penggunaannya.

    PHP Executable

    Pilih PHP 5.2.5

    PHP 5.2.5 merupakan nama interpreter PHP yang telah kita tambahkan ke Eclipse pada langkah di atas.

  7. Konfigurasi telah selesai, klik tombol OK pada dialog Preferences.

  8. Sekarang cobalah Anda ulang langkah ke 2. Seharusnya Eclipse Anda akan menampilkan tulisan: "Hello World".

Sunday, February 10, 2008

Belajar Pemrograman Menggunakan IDE

Lingkungan pengembangan perangkat lunak dapat dikelompokkan menjadi 2, yaitu lingkungan primitif dan lingkungan terintegrasi. Lingkungan primitif dalam siklus pemrograman terdiri atas kompiler/interpreter, text editor dan console. Sepintas pengembangan dengan lingkungan primitif ini ini sederhana dan cepat. Hanya bemodalkan kompiler/interpreter, text editor sederhana dan console (2 hal terakhir ini pasti sudah ada di setiap sistem operasi, tanpa harus diinstall), belajar pemrograman sudah bisa dilakukan. Tapi jika cara ini yang Anda gunakan, sebenarnya secara keseluruhan proses belajar yang Anda perlukan untuk akhirnya bisa menguasai pemrograman menjadi lebih panjang. Ini dikarenakan segala sesuatunya dilakukan secara manual, termasuk dalam mendeteksi setiap kesalahan yang muncul. Sebabnya adalah, tidak ada mekanisme otomatis yang memberitahu kesalahan koding setiap kali Anda mencoba menuliskan koding dari konsep pemrograman yang baru pelajari. Kesalahan demi kesalahan barulah diketahui pada pesan error atau warning yang muncul saat kompilasi dilakukan (sintaks error) atau saat program akan dijalankan (runtime error).

Penggunaan lingkungan primitif dalam belajar pemrograman bagaikan orang yang sedang belajar renang tanpa alat bantu bahkan pelatih. Orang tersebut tentu akan butuh waktu yang lama agar bisa mengetahui pola yang benar dalam berenang. Parahnya lagi adalah, sangat mungkin orang ini akan patah semangat karena kegagalan demi kegagalan yang sulit ia ketahui penyebabnya. Dalam belajar pemrograman, patah semangat juga sangat mungkin terjadi, apalagi setelah utak-atik sana sini, program tidak juga mau dijalankan.

Lingkungan pengembangan kedua adalah lingkungan terintegrasi yang menyediakan fasilitas lengkap untuk pengembangan perangkat lunak. Lingkungan terintegrasi ini biasa dikenal dengan IDE (integrated development environment). Tidak semua bahasa pemrograman memiliki IDE, hanya bahasa-bahasa pemrograman terkenal sajalah yang biasanya telah didukung oleh IDE. Di antara bahasa pemrograman berbasis opensource yang sudah memiliki IDE adalah: PHP, Java, C++, Perl, dan Phyton.

Berikut ini merupakan sejumlah daftar perbedaan antara penggunaan text editor sederhana dan penggunaan IDE.

Penggunaan text editor sederhana

Penggunaan IDE

Alat bantu yang digunakan

Compiler/interpeter, text editor biasa dan console

Compiler/interpreter dan IDE (integrated development environment)

Kelebihan

* Sifat ketergantungan programmer terhadap tools sangat rendah, hanya dengan kompiler dan text editor biasa mereka sudah bisa memprogram.

* Programmer cenderung akan terpacu untuk belajar lebih keras agar sintaks pemrograman yang ia tulis tidak banyak kesalahan.

* Resource hardware yang dibutuhkan jauh lebih sederhana.

Programmer akan sangat terbantu belajar pemrograman sehingga proses belajar menjadi lebih cepat.

* Mempercepat para pemula untuk menjadi programmer profesional.

Kekurangan

Belajar pemrogramana menjadi cukup sulit, karena kesalahan-kesalahan baru diketahui setelah program tidak mau dikompile atau dijalankan.

* Kegagalan yang akan sangat mungkin sering terjadi, cenderung membuat pemula patah semangat melanjutkan proses belajarnya.

* Saat-saat awal pembelajaran ketergantunan programmer terhadap tools cukup tinggi, karena untuk memprogram

Berdasarkan sejumlah perbandingan di atas, saya menganjurkan para pemula yang ingin belajar bahasa pemrograman menggunakan IDE sebagai alat bantu dalam proses pembelajarannya. Saya meyakini, penggunaan IDE akan sangat membantu pemula dalam memupuk semangat belajarnya. IDE sangat membantu dalam melakukan siklus pemrograman (koding, kompile, eksekusi atau mungkin juga testing) dan meminilisir kesalahan sintaks yang terjadi. Dengan menggunakan IDE, hanya diperlukan sedikit pekerjaan untuk menulis dari awal sampai program itu bisa dilihat eksekusinya. Saat koding, IDE akan membantu kita dalam mendeteksi setiap kesalahan sintaks yang terjadi (biasanya ditandai dengan garis merah pada halaman editor). IDE yang berkualitas akan menjamin koding yang dibuat 100% terbebas dari kesalahan sintaks. Setelah koding dibuat, dengan IDE proses kompilasi dan menjalankan program juga akan menjadi lebih mudah. Biasanya IDE telah menyediakan tombol khusus untuk mengkompile dan mengeksekusi program. Dengan cara ini, Anda tidak perlu lagi harus mengingat-ingat perintah dan argument yang diperlukan.

Memang disatu sisi penggunaan IDE bisa menimbulkan ketergantungan programmer terhadap IDE tertentu, sehingga bisa saja dia tidak bisa melakukan apa-apa jika tidak ada IDE yang biasa ia gunakan. Tapi perlu disadari, apapun solusinya, pasti ada trade-off. Kalaupun memang dikhawatirkan hal ini terjadi, kita bisa melakukan antisipasi seperlunya, yaitu dengan menggunakan IDE dengan diiringan semangat pembelajaran. Maksudnya, setiap kali IDE digunakan, haruslah kita ketahui apa yang sesungguhna terjadi, sehingga semua hal yang dilakukan oleh IDE untuk mempermudah pemrograman, bisa kita mengerti.

Bagaimana, kebutuhan terhadap IDE tidak terelakkan lagi. Rumitnya permasalahan dan teknologi informasi yang saat ini semakin maju membuat kita harus bergerak cepat, termasuk dalam belajar pengembangan. Penggunaan IDE merupakan solusi jitu untuk kecepatan ini.

Saturday, February 09, 2008

Blogging via email

Blogger punya kemampuan yang memungkinkan kita mengirimkan posting menggunakan email. Dengan cara ini, subject pada email akan dijadikan judul dan bodynya akan dijadikan isi blog oleh blogger. Untuk mengirimkan posting menggunakan email, ikuti cara berikut: Pertama kita harus mengeset alamat email yang akan digunakan sebagai penerima blog. Ikutilah langkah berikut untuk melakukan pengesetan: 1. Masuklah ke dashboard blogger Anda. 2. Klik link Setting yang terdapat pada salah satu (atau mungkin cuma satu) blog Anda. 3. Klik tab Email yang terdapat pada halaman Setting 4. Masukkan kode rahasia Anda textbox Mail-to-Blogger Address Misalnya jika Anda mengetikkan "myblog", maka alamat email untuk posting ke blog Anda akan menjadi xxx.myblog@blogger.com, dimana xxx merupakan subdomain blog Anda. 5. Klik lah checkbox Publish jika belum terpilih Ini akan mengakibatkan semua blog yang Anda kirimkan lewat email akan langsung dipublish. 6. Klik tombol Save Setting Nah, selanjutnya Anda sudah dapat mengirimkan blog menggunakan alamat email yang telah Anda set seperti pada langkah keempat di atas. Jika untuk alasan tertentu Anda ingin agar bagian akhir dari email Anda tidak termasuk dalam isi blog, maka Anda cukup menuliskan "#end" pada baris baru di body email Anda. "#end" akan mengakibatkan body email yang berada setelah tanda "#end" diabaikan oleh blogger .

Tuesday, October 16, 2007

Searching best reporting tools

I'm now searching the best reporting tools. So far, i'v been used BIRT. It's too cool, but it has some drawbacks and bugs in its designer. Now, i'm exploring Pentaho and Jasperreports. I hope to day i'll get the best one.

Monday, May 07, 2007

Mendownload Streaming

Tentu Anda yang telah mengenal video streaming akan sangat menikmati layanan ini. Bisa ditebak pula Anda sudah sangat mengenal situs-situs penyedia layanan streaming ini, seperti youtube.com, vidoe.google.com, islamtube.com dll. Situs-situs tersebut menyediakan ratusan bahkan ribuan streaming video dengan berbagai macam kategori. Hanyasaja, yang menyulitkan bagi kita selama ini adalah, layanan streaming itu hanya bisa diakses secara online. Ini berarti tatkala Anda tidak sedang diinternet, tidak akan bisa menikmati itu semua! Bagi Anda yang sudah merasakan kesulitan, tidak perlu cemas lagi, karena dengan meneruskan membaca tulisan ini, Anda akan bisa mendownload streaming itu dan menjalankannya secara offline! Tentu saja dengan cara ini Andapun bisa berbagi vidoe kesukaan Anda ke teman2 lain yang tidak beruntung mendapatkan akses k internet. Untuk mendowlnoad video youtube mudah kok. Caranya gini: 1. Dapatkan URL Youtube yang vidoenya ingin didownload, misalnya: http://www.youtube.com/watch?v=7WPMJBcFIQY 2. Pergilah ke: http://keepvid.com. Situs ini menyediakan layanan untuk mengkonversi link stearming vidoe ke link yang bisa didownload. Masukkan URL youtube di atas pada textbox yg ada pada halaman atas frontpage http://keepvid.com. Kemudian tekan tombol download yang ada di samping kanan textbox. 3. Pada tabel yang ada di bawah textbox akan terlihat download link, berupa alamat URL video. Downloadlah link tersebut menggunakan aplikasi download yg handal, misalnya flashget. (tapi kalo koneksi k internet cepat, pake browser juga bisa). 4. Setelah download berhasil dilakukan, jalankan file tersebut menggunakan aplikasi player FLV. Aplikasi ini dapat Anda download dari URL ini: http://downloads.videolan.org/pub/videolan/vlc/0.8.6b/win32/vlc-0.8.6b-win32.exe Kayaknya gak begitu sulit bukan? Dengan cara seperti di atas, sy udah download bejibun video bermutu dari youtube.com, islamtube.com, dll :) So, silahkan video bermutu dan membangun ilmu dan rohani lainnya, tapi jgan download yang justru merusak!!!

Blog Yang Terlupakan

Hmmm, benar-benar kelewatan. Saya benar2 tidak menyadari bahwa 2 tahun yang lalu saya telah membuat sebuah blog di blogger.com ini. Hari ini, saya ingin mendaftarkan diri ke blogger.com, saya baru sadar hal ini.

Sunday, April 01, 2007

Menulis Blog

Bismillah...

Barusan saya membaca sejumlah blog, salah satunya blog pak Budi Raharja. Terus terang, saya sangat iri terhadap beliau, melihat banyaknya blog yang telah beliau tulis. Iri karena saya memandang, kebiasaan menulis yang teristiqamahkan, misalnya menulis blog, merupakan sebuah kelebihan yang patut diacungkan jempol. Tidak sulit untuk dipahami bahwa kebiasaan menulis tidaklah tumbuh melainkan karena latar belakang kebiasaan positif lainnya, misalnya kebiasaan belajar, membaca, berfikir dan ekspresif terhadap dunia sekitarnya, baik dunia dalam artian umum ataupun dunia tertentu dimana seseorang tersebut berkecimpung.

Anda tentu tidak akan pernah melihat, orang yang tidak punya minat baca, belajar akan tiba2 menghasilkan sebuah karya tulisan. Paling-paling ia hanya bisa menulis surat, dan itupun ia tulis saat memang benar2 dibutuhkan, misalnya menulis surat untuk minta suport dana dari ortu di kampung :)

Hmmm, saya sangat setuju dengan slogan yang ada pada banner blog pak Budi Raharjo, Read, Think, Write! Bagi saya, slogan tersebut, walaupun simple tapi memiliki manfaat yang besar jika diterapkan dalam keseharian kita. Ketiga kata kerja yang ada pada slogan tersebut, akan menghantar sipelaku yang mengistiqamahkan menjadi seseorang yang tidak saja bermanfaat bagi dirinya, tapi juga orang lain.

Dan yang harus dicatat juga adalah, ketiga hal tersebut, jika diarahkan untuk segala sesuatu yang positif, akan menghasilkan kemajuan yang jauh semakin cepat. Saya bisa menyebutkan dengan kebaikan yang menghasilkan kebaikan lainnya. Anda menulis apa yang menjadi buah fikiran Anda, kemudian orang lain merespon, Anda pun mendapatkan ide atas respon tersebut, Anda kemudian mencari ide lain bagaimana menindak lanjuti respon tersebut. Kemudian hasil yg Anda dapatkan Anda tulis lagi dan direspon lagi oleh orang lain. BEgitulah seterusnya, sedemikian hingga Anda akan terdorong untuk terus membaca, berfikir dan menulis!

SEtiap kita tentu punya keahlian masing-masing, yang kita tahu itu sebuah nilai positif bagi diri kita. Alangkah baiknya hal positif tersebut di-sharing, bisa jadi orang lain akan termotivasi untuk mengikuti hal tersebut. Jika hal positif tersebut dalam bentuk amal, Anda insya Allah akan mendapatkan pasif income berupa pahala. Jika tulisan tersebut Anda tulis dalam bentuk blog dan dibaca oleh orang2 didunia, wah subhanallah, tak terbayangkan tabungan akhirat Anda kelak!

Saya punya keahlian dalam sejumlah hal, dalam menghafal qur'an dan penguasaan tentang dunia IT. Mudah-mudahan Allah mudahkan saya untuk menuliskan semua itu!

Sunday, January 07, 2007

Resensi: JBoss at Work

Bismillah... Membaca judul buku ini, kita secara otomatis akan berpersepsi bahwa dari buku ini kita hanya bisa belajar tentang bagaimana menggunakan JBoss, Aplication Server J2EE yang saat ini disebut sebagai Aplication Server open source terbaik. Tapi ternyata, yang bisa kita pelajari berbagai penggunaan teknologi J2EE, seperti: EJB, JMS, JavaMail, Webservice dan JAAS.

Buku ini sangat baik dibaca bagi para pemula yang ingin memulai eksplorasinya dalam dunia J2EE. Gaya pembahasan dalam buku ini sangat saya sukai, karena bergaya, learning by doing. Konsep-konsep yang ada dijelaskan secara ringkas berikut aplikasi dari kensep tersebut dalam bentuk source code yang bisa diekselusi.

Dari bab pertama sampai bab 10 (bab akhir), pembaca akan diajarkan langkah perlangkah untuk membangun aplikasi J2EE dengan JBoss. Pada setiap bab, akan diajarkan teknologi baru, penerapan dan cara menjalankannya (deploy) pada JBoss.

Anda ingin belajar J2EE secara cepat? Silahkan mulai dari buku ini!

Tuesday, December 05, 2006

Mengambil Ibrah dari Hujatan Terhadap AA Gym

Bismillahirrahmanirrahim...

Tulisan saya ini bertujuan untuk mengambil ibrah dari isu ter-hot saat ini. Ini menjadi sebuah pertimbangan, terutama bagi pada dai, agar pembinaan yang dilakukan pada ummat, diusahakan dengan komprehensif, secara menyeluruh, tidak setengah2nya saja.

Setelah bertahun AA Gym menjadi seorang kiai kondang, baru sekaranglah muncul hujatan yang bertubi2 terhadap diri beliau. Pemicu hujatan2 tersebut bukanlah karena beliau seorang yang berbuat salah (walaupun mungkin sebagai orang yang kurang ilmu mengatakan begitu), tapi justeru hujatan muncul karena beliau melakukan suatu hal yg "kurang dimininati pasar", terutama kaum hawa. Ya, poligami yang baru2 ini dilakukan AA Gym menjadi penyebab semua itu.

Yang cukup ironis juga adalah, bahwa hujatan tersebut justeru datang dari para muslimah, bahkan dari ibuk2 yg mengaku jemaah AA Gym. Subhanallah!

Bagi saya, hujatan seperti ini sudah lama saya duga akan terjadi pada AA Gym. Mengapa? Saya berpendapat, Itu tidak lain karena tausiah2 yg selama ini beliau sampaikan, saya nilai kurang mengigit. Pendidikan ummat yg selama ini beliau lakukan, lebih mengarah pada hal2 ringan saja terhadap permasalahan ummat yg jauh lebih kompleks. Saya menilai tema2 yg beliau sajikan tidak cukup mengingit untuk mengetuk pola fikir ummat bahwa banyak hal2 fundamental yg belum mereka lakukan. Bisa dikatakan juga, tema2 yang beliau sampaikan lebih terarah pada tema kebenaran universal, yang dalam hal itu semua, bisa jadi semua agama akan membenarkannya.

Fakta ini diperparah oleh fakta bahwa adanya kecendurungan jemaah sudah merasa cukup dengan apa yg mereka terima dari mteri2 yang 'hanya' sperti itu. Mereka merasa islam hanyalah berisi keramahan, sopan satun, dan hal2 ringan lainnya.

Akibat dari semua ini adalah, tatkala ada hal lain yg cukup berat, ketsiqah mereka menjadi pudar. Tidak ckup kuat untuk mengokohkan kepercayaan yg selama itu sudah mereka berikan.

Entahlah, itulah yg saya rasakan. Waktu terlalu sedikit untuk bisa menuliskn semuanya.

Friday, November 17, 2006

Bismillah...

Kesibukanku... Sedialah engkau merelakanku Memberikan sebagian dari waktuku Untuk ummat ini dgn semua yg kubisa

Bismillah...

-- dalam kesendirian, menantikan rahmat yg dijanjikan, sebentar lagi insya4WI

Tuesday, February 21, 2006

Fokus Terhadap Target

Fokus terhadap target... Tahukah Anda, sebenarnya sebagian permasalah hidup kita adalah tidak fokus terhadap inti permasalahan. Dari ketidakfokusan ini, muncullah kesesatan, salah berprilaku, perselisihan dan banyak persoalan lainnya ditimbulkan oleh sikap kita yang tidak fokus terhadap target permasalahan!

Sebuah contoh kasus begini. Seorang isteri sedang memanggang paha sapi menggunakan oven dengan terlebih dahulu memotong-motong paha daging menjadi beberapa bagian. Sang suami melihat isterinya yang memotong-motong paha tersebut menanyakan mengapa sang isteri melakukan hal tersebut. Si isteri menjawab, itulah yang dicontohkan oleh ibunya dan dia merasa itulah yang terbaik (contoh dari ibu).

Tidak puas dengan jawaban itu mereka berdua kemudian menanyakabertanya ke sang ibu perihal tersebut. Ternyata si ibu menjawab bahwa ia melakukan itu karena meniru sang nenek, menurut sang ibu, itulah yang terbaik (memotong dahulu paha sapi Atas jawaban yang tidak memuaskan tersebut mereka berdua menanyak ke sang nenek alasan beliau melakukan hal tersebut. Sang nenek menjawab ia melakukan hal itu karena oven ia miliki terlalu kecil untuk bisa memanggang paha sapi yang sebegitu besar.

Sang isteri malu sendiri, karena seharusnya ia tidak perlu memotong-motong dulu paha tersebut, karena toh ia memiliki oven yang cukup besar untuk memanggang paha sapi tanpa harus memotong-motongnya terlebih dahulu.

Anda mungkin merasa remeh dengan cerita di atas. Tapi bagi saya pribadi, cerita di atas sebenarnya contoh kecil dari sebuah perilakuan yang tidak fokus terhadap permasalahan, sehingga mengabaikan solusi yang sebenarnya!

Dalam permasalahan hidup sehari-hari, kita sering kurang bisa melihat permasalahan secara menyeluruh sehingga tidak menemukan permasalahan intinya. Sebagai contoh tentang mencari kerja. Banyak orang (terutama para orang tua), sangat menginginkan anak-anak mereka menjadi pegawai negeri, "Pokoknya kamu harus menjadi pegawai negeri". Keinginan mereka yang demikian telah menjadi sebuah patokan mati bagi sang anak.

Sekarang cobalah kita melihat lebih jauh terhadap keinginan tersebut. Sebenarnya yang diinginkan si ortu adalah bagaimana agar kehidupan anak mereka lebih terjamin pada masa yang akan datang. Untuk cita-cita, seharusnya pekerjaan sebagai pegawai negeri tidak dijadikan sebagai satu-satunya alternatif. Terlalu banyak alternatif lain, bahkan yang lebih baik untuk mencapai jaminan hidup yang akan datang.

Dan sungguh sangat banyak contoh permasalahan yang timbul karena kebanyakan kita tidak fokus terhadap target. Anda dapat melihat sendiri pada apa yang telah Anda lakukan selama ini atau pada perilaku orang-orang sekitar kita, baik dalam bekerja, beribadah dan sebagainya.

Sunday, January 01, 2006

Pernikahanku Dengan Seorang Bidadari, insya Allah...

ssalamualaikum, wr wb.

Ikhwah Fillah... Setelah lama menunggu, akhirnya tibalah saatnya bagi saya untuk mengumumkan secara resmi hal ini...

Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT... Insya Allah kami akan menyelenggarakan pernikahan

Lira Gumala Sari & Rijalul Fikri

Akad Nikah : Sabbtu, 7 Januari 2006 / 7 Dzuhijjah 1426 H Pukul 10.00 s/d selesai di Masjid Raya Ganting - Padang

Walimatul ‘Ursy : Ahad, 8 Januari 2006 / 8 Dzuhijjah 1426 H Pukul 10.00 s/d selesai di Komp. Asrama TNI-AD JL. Parak Pisang I No. 25 - Padang

Untuk lebih lengkapnya, teman2 dapat mengakses situs kami: http://lirafikri.elfikrsoft.com Sungguh kebahagian tersendiri bagi kami jika teman2 berkenan mengisi BUKU TAMU pada situs tersebut.

Inginnya hati ini teman2 bisa menghadiri momen bersejarah kami tersebut... Tapi sunnah Rasulullah SAW tidak membebani orang2 jarak untuk datang Setidaknya do'a bagi kami, sudahlah itu cukup.

Wassalamualaikum, wr wb.

Wednesday, March 30, 2005

Aneh

Ikhwah fillah... Tadi pagi, sy pandangi tulisan2 arab pada mushaf sy. Sejenak sy tercenung, subhanallah bagaimana bisa ini terjadi. Mengapa mushaf yang hanya terdiri atas huruf2 arab itu, tidak ada gambar lucu, tidak ada paragraf2 pemisah, tetap tidak henti2nya dibaca oleh sebagian kaum muslimin, setiap harinya. Yang lebih aneh lagi, orang2 yang gemar membaca qur’an itu kebanyakan tidak paham arti apalagi maksud ayat2 yang mereka baca! Setidaknya itulah yang terjadi di kalangan mahasiswa ITB yg sering sy lihat tilawah di masjid Salman. Padahal, kita semua mungkin sepakat, betapa sebuah buku akan garing membacanya jika isinya hanya teks semata, tidak ada gambar. Apalagi jika buku itu terdiri atas paragraf yang panjang. Dan terlebih lagi, sebuah buku akan semakin BT membacanya jika isinya tidak kita mengerti! Sy y akin, inilah skenario Allah pada diri manusia, ia memudahkan dan menyulitkan. Mempermudah bagi yang Dia ingin mendapat petunjuk, dipersulit bagi bagi yang ia kehendaki sesat. Usaha kita, mujahadah kita akan menentukan pada golongan mana posisi kita, yang dipermudahkan atau yang dipersulit. Baca Al-Lail:5-10 dan AlQamar:17. Beberapa hari yg lalu, sy merasa takjub melihat sebuah pemandangan yg mengugah. Betapa tidak, selama ini dalam benak sy, qur’an itu dibaca oleh mahasiswa memang sudah tertarbiyah, atau setidaknya penampilannya mencerminkan kehanifan. Tapi mahasiswa yg sy lihat penampilannya bisa dibilang penampilan anak gaul, dengan pakaian jeans dan rambut ala kini. Meskipun demikian, ternyata sy perhatikan ia asyik membaca qur’an sehabis dhuhur. Khusyu. Di sampingnya ada beberapa teman gaulnya yg lagi tiduran. Subhanallah... Bagi sy itu cukup aneh. Sebab dari perihal itu, bisa dimengerti bahwa si mahasiswa, walau bergaya anak gaul, ’berani’ membawa mushaf ke kampus. Dan sepertinya, ia memang telah mengalokasikan waktu itu (sehabis dhuhur), untuk tilawah. BTW, kayaknya sih beliau akan menghadapi ujian. Sy tidak mau su’udhan bahwa beliau tilawah semata agar dimudahkan dalam ujian :P And BTW, kalau kita saja manusia merasa bangga dengan orang spt itu, apatah lagi Allah, yang memerintahkan sendiri agar kalam-Nya dibaca. ”Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (Al-Qamar:17).

Sulitnya menghafal qur'an...

Ikhwah Fillah, Saudaraku Seiman… Dalam usaha mengeksplorasi qur’an, dapat ktia perhatikan suatu kecenderungan dalam kalam Rab kita, Al Qur’an. Yaitu, jika dipandang dari sisi kemanusian kita, Alqur’an itu telah dirancang untuk sulit dihafal. Teman2 yang sudah terbiasa tahfidz qur’an mungkin bisa cepat memahami hal ini. Sebagai contoh, dalam kisah nabi Musa AS. Dalam surat Al-A’raf:141, Allah menggunakan kata ”Membunuh” (nuqattilu:asal katanya qattala) untuk mengisahkan kezaliman Fir’aun pada anak laki bani Israil. Hal serupa juga dapat kita lihat pada ayat lain, misalnya di surat yang sama pada ayat 127. Tapi pada ayat lain, Al-Baqarah:49, Allah menggunakan kata ”menyembelih” (Yuzabbihuuna:asal kata zabbaha). Begitu juga dengan ayat dalam kisah dialog Allah dengan malaikat tatkala Allah menciptakan manusia. Dalam Al-Baqarah Allah menggunakan kata ”menjadikan” (jaailun). Tapi di ayat lain (Al-Hijr), Dia menggunakan kata ”menciptakan” (Khaliqun). Dan sungguh banyak lagi ayat2 semisal di atas kita temukan dalam qur’an, penggunakan kata yang berbeda untuk menceritakan kisah yang sama. Akibatnya, seorang penghafal sulit menebak kata dalam qur’an, walaupun ia menghafal ayat yang alur ceritanya sama dengan ayat pada surat lain. Begitu juga, akan kita temukan penggunakan kata untuk sifat Allah yang sulit ditebak keteraturannya. Dalam suatu ayat Allah menggunakan kata ”maha pengampun lagi maha pengasih”.(Ghafuurrahiim) Tapi di ayat lain digunakan kata ”maha pengampung lagi maha penyantun” (Ghafuurun Halim). Begitu juga, akan kita temukan penggunakan kata sambung untuk menyambung 2 buah kalimat atau kata. Kadang menggunakan ”dan”(wa), ” atau”(am atau au) malah ada yang juga yang tidak pake kata sambung sama sekali. Banyak lagi fakta yang bisa dilihat pada qur’an yang darinya bisa disimpulkan (setidaknya sy yang berijtihad begitu), bahwa sulit mendapatkan pola (pattern) dari kalimat2 pada qur’an untuk mempermudah kita dalam menghafalnya. Seperti yang kita tahu bersama, pola yang teratur akan mempermudah dalam menghafal. Inilah yang terasakan, setelah cukup lama beriterkasi dengan qur’an. Tapi setelah dicoba ditafakkuri fakta ini, kiranya ada suatu hikmah besar yang didapatkan. Bahwa kesulitan yang ada itu ditujukan untuk memisahkan antara mereka yang muslim dan kafir. Dan dalam kelompok kaum muslimpun akan dipisahkan juga antara yang mau bermujahadah dan sabar dengan yg tidak. Cobalah tafakurilah, apa sulitnya bagi Allah untuk membuat pola yang sama dalam penggunaan kata yang menceritakan kisah yang sama. Tapi andai itu terjadi, pola penggunaan kata qur’an akan mudah dipahami, yang karenanya tentu akan mudah saja bagi setiap orang untuk menghafalnya. Jika sudah begitu, maka akan sulit terbedakan antara yang mujahadah-sabar dan yg tidak. Dan yang lebih fatal lagi, orang2 kafir akan sangat senang, sebab kemudahan mereka menghafal qur’an akan mereka gunakan untuk membuat ’senjata makan tuan’ bagi kaum muslimin. Dengan mudah mereka akan akan memutatbalikkan fakta qur’an dan mengelabui orang2 yang memang mudah dikelabui di antara kita. Ya, kesulitan yang muncul akibat fakta tadi, akan melunturkan semangat orang2 ’biasa’ untuk menghafal qur’an, apalagi orang2 kafir. Bahkan tentunya mereka akan berfikir lain, mengapa harus menghafal qur’an, toh masih banyak hal lain yang harus dilakukan. Toh sudah banyak mushaf yang bisa dibaca. Itu semua, tanpa mereka fikirkan betapa indahnya qur’an tatkala ia telah menjadi renungan hati, bagian khayalan jiwa, cerminan akhlak dan rujukan amalan diri. Dan ini semua hanya bisa terwujud kala qur’an ada dalam hati, dari qur’an yang selalu mereka bawa, karena telah hafal qur’an secara mutkin. Tapi justru inilah yang yg namanya ujian. Ujian yang berkualitas, akan benar2 bisa membedakan antar peserta yang berkualitas dengan yg cuma malas-malasan, tidak punya daya juang. Menghafal qur’an pun begitu. Ia memang terasa sulit bagi sebagian orang. Tapi bagi sebagian yang lain, justru kesulitan ini menjadi alasan bagi mujahadah dan sabar mereka! Ya, kesulitan yang diubah menjadi tantangan hebat yang harus ditaklukkan. Penaklukan demi suatu tujuan, tujuan akhir setiap orang yang berakal jernih, berfikiran jauh ke depan: perjumpaan dengan-Nya.

Sunday, March 27, 2005

Bagaimana Menghafal Qur'an?

Under development nih :) Doain ya, lagi nyoba membuat tulisan tentang bagaimana menghafal qur'an, berdasarkan pengalaman pribadi. Banyak hal2 indah yang ingin sy bagi tentang bagaimana menghfal qur'an, sehingga menghafal qur'an terasa cool :) Penginnya sih, bisa jadi buku :)